Saturday, January 9, 2021

Numbers

Tentunya teman-teman sudah hafal dengan nama-nama angka dalam Bahasa Inggris, namun yang agak ngejelimet adalah saat menuliskan angka misal untuk: nilai nominal, tanggal, tahun, angka besar/panjang, urutan, dll. Kadang ada yang menulis angka (256) ada yang di hurufkan (thirty six), jadi yang mana yang benar?

Di bawah ini kami coba bagi dalam beberapa kategori yang bisa teman-teman baca secara urutan atau bisa langsung ke topik yang diinginkan dengan klik tautannya.

1.    Bilangan Pokok (cardinal numbers)

2.    Nomor Urut (ordinal numbers)

3.    Penanggalan dan Waktu

4.    Pecahan dan Desimal

5.    Angka atau Huruf?

6.    Nama-nama Satuan Khusus

Yuk, kita mulai.


1.   Bilangan Pokok (cardinal numbers)

0

Zero

10

Ten

 

 

1

One

11

Eleven

 

 

2

Two

12

Twelve

20

Twenty

3

Three

13

Thirteen

30

Thirty

4

Four

14

Fourteen

40

Forty (tanpa “u”)

5

Five

15

Fifteen

50

Fifty

6

Six

16

Sixteen

60

Sixty

7

Seven

17

Seventeen

70

Seventy

8

Eight

18

Eighteen

80

Eighty

9

nine

19

nineteen

90

Ninety

 

Untuk angka dari 21 sampai 99 maka penulisannya dengan dua kata yang disambung dengan tanda strip (-). Contoh:

32

Thirty-two

45

Forty-five

63

Sixty-three

78

Seventy-eight

44

Forty-four (perhatikan “u” nya tidak digunakan dalam satuan puluhannya)

28

Twenty-eight

86

Eighty-six

99

Ninety-nine

 

Untuk satuan ratus, ribu, juta dst., penulisannya sederhana saja, cukup menyebut angka di depannya diikuti dengan satuannya:

100

One hundred

200

Two hundred

…

…

900

Nine hundred

1.000

One thousand

10.000

Ten thousand

11.000

Eleven thousand

…

…

20.000

Twenty thousand

21.000

Twenty-one thousand

35.000

Thirty-five thousand

…

…

100.000

One hundred thousand

125.000

- One hundred twenty-five thousand (Inggris versi Amerika)

- One hundred and twenty-five thousand (Inggris versi UK, Irlandia, Australia, New Zealand)

1.000.000

One million

7.300.000

Seven point three million

10.000.000

Ten million

1.000.000.000

One billion

5.450.000.000

Five point four five billion

1.000.000.000.000

One trillion

 

Dalam Bahasa Inggris versi Amerika, kadang untuk angka empat (4) digit disebut (juga bentuk tulisan) satuan ratus diikuti puluhan dan satuannya. Contoh:

·      1.103 (eleven hundred three)

·      1.225 (twelve hundred twenty-five)

·      4.042 (four thousand forty-two)

·      9.999 (ninety-nine hundred ninety-nine)

Kadang juga untuk angka 4 digit dipecah menjadi pasangan dua angka dan jika puluhannya “nol” disebut “oh”. Contoh:

·      2.659 (twenty-six fifty-nine)

·      4.105 (forty-one oh five)

Hal ini kemungkinan besar karena kebiasaan orang Amerika menyebut angka tahun, misal: 1981 (nineteen-eighty-one). Untuk langsung ke topik penanggalan dan waktu ada di bawah.

2.   Nomor Urut (ordinal numbers)

Sesuai dengan nama kategorinya, di bawah ini adalah daftar baku penyebutan dan penulisan angka dalam urutan:

0th

Zeroth*

10th

Tenth

 

 

1st

First

11th

Eleventh

 

 

2nd

Second

12th

Twelfth

20th

Twentieth

3rd

Third

13th

Thirteenth

30th

Thirtieth

4th

Fourth

14th

Fourteenth

40th

Fortieth (tanpa “u”)

5th

Fifth

15th

Fifteenth

50th

Fifteeth

6th

Sixth

16th

Sixteenth

60th

Sixteeth

7th

Seventh

17th

Seventeenth

70th

Seventeeth

8th

Eighth

18th

Eighteenth

80th

Eightieth

9th

Ninth (tanpa “e”)

19th

Nineteenth

90th

Ninetieth

 

* Zeroth dipakai hanya jika perhitungan dimulai dari nol, biasanya digunakan dalam konteks matematika atau ilmu komputer.

Beberapa aturan baku:

·      Angka urut dari 21 sampai 99 penulisannya dengan menggabungkan kata puluhan pokok (cardinal) dengan angka urut (ordinal), contoh:

21st

Twenty-first

34th

Thirty-fourth

52nd

Fifty-second

63rd

Sixty-third

74th

Seventy-fourth

85th

Eighty-fifth

42nd

Forty-second

99th

Ninety-ninth

 

·      Urutan lebih besar lagi biasanya hanya ditulis bentuk angkanya bukan huruf, kecuali satuan besar yang bulat (thousandth, millionth, billionth) dan didahului dengan penulisan angka, contoh: 3 thousandth, 5 millionth, 7 billionth.

·      Angka urut dengan satuan belasan selalu diakhiri dengan “th”, contoh: 13th, 19th, 112th, 9.311th.

·      Jika angka puluhannya bukan 1 (bukan berakhir dengan belasan), maka gunakan aturan baku sesuai tabel di bawah ini:

Jika angka satuannya

0

1

2

3

4-9

Penulisan diakhiri dengan

th

st

nd

rd

th

 

Contoh: 2nd, 7th, 20th, 23rd, 52nd, 135th, 310st.

3.   Penanggalan dan Waktu

Ada banyak cara menyebut dan/atau menulis angka tahun. Di bawah ini tabel panduan yang umum digunakan juga beberapa cara lainnya.

Tahun

Cara umum

Cara alternatif

1

The year One

AD One

235

Two thirty-five

- Two-three-five

- Two hundred (and) thirty-five

911

Nine eleven

- Nine-one-one

- Nine hundred (and) elevel

999

Nine ninety-nine

- Nine-nine-nine

- Nine hundred (and) ninety-nine

1000

One thousand

Ten hundred

1004

One thousand (and) four

Ten oh-four

1010

Ten ten

One thousand (and) ten

1050

Ten fifty

One thousand (and) fifty

1225

Twelve twenty-five

- One-two-two-five

- One thousand, two hundred (and twenty-five

- Twelve-two-five

1900

Nineteen hundred

One thousand, nine hundred

1901

Nineteen oh-one

- Nineteen hundred (and) one

- One thousand, nine hundred (and) one

1919

Nineteen nineteen

- Nineteen hundred (and) nineteen

- Nine thousand, nine hundred (and) nineteen

1999

Nineteen ninety-nine

- Nineteen hundred (and) ninety-nine

- One thousand, nine hundred (and) ninety-nine

2000

Two thousand

Twenty hundred

2001

Two thousand (and) one

- Twenty oh-one

- Twenty hundred (and) one

- Two oh-oh-one

2009

Two thousand (and) nine

- Twenty oh-nine

- Twenty hundred (and) nine

- Two oh-oh-nine

2010

Two thousand (and) ten

- Twenty hundred (and) ten

- Two-oh-one-oh

- Twenty ten

2020

Two thousand (and) twenty

- Twenty hundred (and) twenty

- Twenty twenty

- Two-oh-two-oh

 

Satuan abad bisa menyebut nama urutan abadnya atau satuan ratusannya, contoh:

8th century

Eighth century

15th century

Fifteenth century

21st century

Twenty-first century

1700s

The year seventeen hundreds*

 

* Perhatikan bahwa penulisan angka ada huruf “s” dan penulisan hurufiah ada kata “the year” dan hundred ditambah “s”.

Nama-nama bulan adalah sebagai berikut dengan singkatan 3 huruf yang baku:

Januari

January (Jan)

Februari

February (Feb)

Maret

March (Mar)

April

April (Apr)

Mei

May (May)

Juni

June (Jun)

Juli

July (Jul)

Agustus

August (Aug)

September

September (Sep)

Oktober

October (Oct)

November

November (Nov)

Desember

December (Dec)

 

Penulisan tanggal kadang agak membingungkan karena ada dua macam standard yang sering kita lihat, yaitu standard UK (United Kingdom) dan standard US (United States). Teman-teman silahkan pakai saja preferensi masing-masing, asal caranya benar.

·      Standard UK

I was born on 12 August 1972 in Jakarta.

·      Standard US

I was born on August 12, 1972, in Jakarta.

Perhatikan bahwa penanggalan tidak menggunakan “th”, jadi bukan “August 12th".

Menyebut waktu dalam berbicara sangat jelas karena mulut kita menyebut hurufiah angkanya, namun kembali lagi penulisannya membutuhkan perhatian khusus karena ada bakunya.

·      I woke up at five A.M.

·      The train arrives at 7:45 P.M.

Hati-hati jangan kebablasan menulis “five A.M. in the morning”, tentunya sudah jelas bahwa A.M. (ante meridiem) dalam Bahasa Latin berarti sebelum tengah hari, dan P.M. (post meridiem) berarti lewat tengah hari.

Dalam konteks militer (yang dipopulerkan oleh Amerika) siklus jam dibagi 24 dan penyebutan jam dalam satuan ratusan yang dimulai dari jam 24.00.

01:00 A.M.

0100 hrs

Zero one hundred hours

05:30 A.M.

0530 hours

Zero five thirty hours

08:45 A.M.

0845 hours

Zero eight forty-five hours

12:25 P.M.

1225 hours

Twelve twenty-five hours

03:39 P.M.

1559 hours

Fifteen thirty-nine hours

11:59 P.M.

2359 hours

Twenty-three fifty-nine hours

12:00 P.M.

0000 hours

Zero hundred hours

 

4.   Pecahan dan Desimal

½

One half

1/3

One third

¼

One quarter

3/5

Three fifths (menjadi jamak karena lebih besar dari 1/5, maka fifth ditambah “s”)

5/6

Five sixths

2/7

Two sevenths

5/8

Five eighths

7/9

Seven ninths

1/10 atau 0,1

One tenth

3/10 atau 0,3

Three tenths

1/16

One sixteenth

15/18

Fifteen eighteenths

7/20

Seven twentieths

1/100 atau 0,01

One one-hundredth

6/100 atau 0,06

Six one-hundredths

37/100 atau 0,37

Thirty-seven one-hundredths

7/200

Seven two-hundredths

6/1000 atau 0,006

Six one-thousandths

 

Untuk angka bulat dengan pecahan seperti di bawah ini:

·      1 ½ disebut “one and a half”

·      6 ¼ disebut “six and a quarter”

·      7 5/8 disebut “seven and five eights”

Untuk angka desimal penulisan dan penyebutannya menggunakan angka bulat/pokok (cardinal). Contoh:

·      0,002 disebut “point zero zero two”, “point oh oh two”, angka nol depan koma tidak disebut

·      3.1416 disebut “three point one four one six”, bukan “three point one thousand sixteen”

·      99,3 disebut “ninety-nine point three”

 

5.   Angka atau Huruf?

Saat berbicara tentunya penyebutan angka secara hurufiah, namun bagaiman untuk penulisan dalam bentuk teks, apakah menulis dalam bentuk angka atau hurufiah? Adakah aturan mainnya?

Berdasarkan pengalaman, panduan dan referensi bacaan yang umum (baik fiksi dan non-fiksi), cara penulisan lebih ditekankan pada kemudahan membaca dan kontekstualnya. Di bawah ini beberapa saran dari segi kemudahan baca:

·      Angka yang lebih kecil dari 10 (sepuluh) sebaiknya di hurufiahkan. “I have two apples.” lebih baik daripada “I have 2 apples.”

·      Begitu juga untuk belasan, contoh: “He bought fifteen books at the bazaar yesterday.”

·      Jika sudah lebih besar dari 20, lebih cocok dalam bentuk angka. “The album consists of 28 songs.”

·      Satuan yang sangat besar (seperti ribu, juta, miliar, dst.) lebih cocok bukan angka nolnya yang ditulis. “There are more than 15 million (atau fifteen million) motorcycles in Jakarta.”

·      Penulisan kalimat panjang yang membutuhkan banyak penyebutan jumlah dalam satu kalimat lebih baik dibedakan kontekstualnya. Contoh:

My father has fifteen hectare of farm and he owns 15 cows, 22 buffaloes, and 150 chickens.

Lebih enak dibaca daripada:

My father has fifteen hectare of farm and he owns fifteen cows, twenty-two buffaloes, and one hundred fifty chickens.

Bentuk yang pertama memisahkan “farm” dari kategori hewan. Begitupun juga konsistensi kategori yang sama dalam satu kalimat. Jangan menulis:

“The elevator does not stop between floor five and floor 8. It goes straight to floor nine.”

Kata “floor” bisa juga diganti menjadi bentuk jamaknya:

“The elevator does not stop between floors 5 and 8. It goes straight to floor 9.”

6.   Nama-nama Satuan Khusus

Di bawah ini adalah daftar sebutan khusus untuk angka/satuan unik yang kadang digunakan sebagai pengganti angka:

0

-      Nil, dalam konteks skor olahraga (standard UK) “The score is two-nil.”

-      Nothing, dalam konteks skor olahraga (standard US) “The score is two-nothing.”

-      Love, dalam olahraga tennis, badminton dan squash

-      Zilch, nada (Bahasa Spanyol): “You know nothing, zilch, nada.”

2

Couple/pair (sepasang)

3

Trio

4

Quartet

5

Quintet

6

-      Half a dozen

-      Sextet

7

Septet

8

Octet

9

Nonet

10

Decet

12

A dozen

50

Half-century, dalam konteks periode jumlah tahun

100

Century (abad)

144

A gross

500

A ream

1000

-      Grand, dalam konteks jumlah uang, sering juga disingkat hanya huruf “G” (selalu dalam kapital). “He earns $2 grand a month.” Atau “He earns $2G a month.”

-      Kilo atau disingkat “K”, sama seperti grand di atas. “He made $20K when he sold the house after the renovation.”

-      Millennium (bentuk jamak: millennia)

 

Wow! Ternyata banyak juga panduan untuk penyebutan/penulisan angka dalam Bahasa Inggris! Tapi tidak apa, dengan banyak berlatih (membaca, bicara, menulis) teman-teman akan lancar dengan sendirinya.

 

Selamat belajar.

Thursday, January 7, 2021

Present Perfect Continuous Tense

Present Perfect Continuous Tense adalah bentuk kalimat untuk menjelaskan durasi kejadian/kegiatan/pekerjaan atau peristiwa yang dimaksud. Pekerjaan/kejadian yang dimaksud sudah dimulai sebelumnya dan diberikan penekanan masih terjadi/dilakukan dan belum selesai. Beda dengan Present Perfect Tense yang menyatakan sudah selesai (sempurna - Perfect) rampung terlaksana/terjadi.

 

Struktur Kalimat Positif
Subject  + have/has  +  been  +  V1  +  ing +  Object  +  for/since (keterangan durasi)

 

Subject adalah pelaku pekerjaan/kegiatan dan bisa menggunakan nama orang atau kata gantinya (Personal Pronoun).

 

Have/has di sini bukan diartikan memiliki/mempunyai tapi sebagai penanda bentuk tense perfect. Berbeda dengan Present Perfect Tense yang menekankan bahwa sudah selesai/tuntas pekerjaan atau kejadian yang dimaksud, maka bentuk kalimat ini menggunakan been sebagai penanda masih terjadi/berlangsung.

 

Begitu juga dengan Verb nya, tidak perlu lagi menjadi bentuk ke-3 karena sudah ada been, sehingga menggunakan V1 yang ditambahkan -ing karena masih berlangsung (continuous).

 

Keterangan durasi dibedakan dengan:

·      For à pernyataan durasi (3 jam, setahun, 2 minggu, dst.)

·      Since à kapan dimulainya (kemarin, bulan lalu, 2 menit yang lalu, dst.)

 

Contoh:

I have been reading this book for 3 months
I (Subject)  +  have been +  reading (V1+ing)  +  this book (Object)  +  for 3 months (keterangan waktu)

 

She has been learning ballet since 5 years old.

She (Subject)  +  has been  +  learning (V1+ing)  +  ballet (object)  +  since 5 years old (keterangan waktu)

 

The restaurant has been serving customers since 1948.

The restaurant (Subject)  +  has been  + serving (V1+ing)  +  the customers (Object)  +  since 1948 (keterangan waktu)

 

Struktur Kalimat Negatif
Subject  + have/has not been  +  V1  +  ing +  Object  +  for/since (keterangan durasi)

 

Contoh:

  • I have not been going to the cinemas for 6 months. (Saya sudah tidak pergi ke bioskop selama 6 bulan)
  • We have not been playing football since January because the stadium is closed. (Kami sudah tidak bermain bola sejak Januari karena stadium tutup)
  • The cat has not been eating well since yesterday because it is sick. (Si kucing sudah tidak makan dengan baik sejak kemarin karena sedang sakit)

 

Struktur Kalimat Tanya
Have/has  +  Subject  +  been  +  V1  +  ing  +  Object  +  for/since (keterangan durasi) ?

 

Contoh:

  • Have you been working as a teacher since last year? (Apakah anda sudah bekerja sebagai guru sejak tahun lalu?)
  • Has she been watching TV since two hours ago? (Apakah dia sudah menonton TV sejak dua jam lalu?)
  • Has he been standing in front of the shop for three hours? (Apakah dia sudah berdiri di depan toko selama tiga jam?)

  

Present Perfect Tense

Present Perfect Tense adalah bentuk kalimat untuk menegaskan pernyataan bahwa kejadian/kegiatan/pekerjaan atau peristiwa yang dimaksud benar-benar sudah terjadi/selesai. Berbeda dengan Simple Past Tense yang lebih menekankan kepada kapan dilakukan/terjadinya, sedangkan ini sudah sempurna terlaksana/terjadi (Perfect). Dalam bentuk negative nya Present Perfect Tense menyatakan bahwa belum terjadi/dilakukan.

 

Struktur Kalimat Positif
Subject  + have/has  +  V3 +  Object

 

Subject adalah pelaku pekerjaan/kegiatan dan bisa menggunakan nama orang atau kata gantinya (Personal Pronoun).

 

Have di sini bukan diartikan memiliki/mempunyai tapi berfungsi sebagai penekanan bahwa kejadian/pekerjaan yang dimaksud sudah selesai/tuntas, sehingga verb yang digunakan adalah bentuk ke-3 (V3). Sesuai dengan subject maka subject ke-3 (He/She/It) menggunakan has, sedangkan I/We/You/They menggunakan have.

 

Verb bentuk ke-3 (biasa disebut Past Participle) dibahas dalam posting Kata Kerja (Verb) yang menerangkan perubahan bentuk dari V1 (Infinite) menjadi V2 (past) dan V3 (past participle) yang umumnya hanya menambahkan -d/-ed dibelakang kata dasar V1. Dalam Bahasa Inggris dikenali juga bentuk V3 yang tidak menggunakan penambahan -e/-ed dan dibahas dalam postingan Irregular Verbs.

 

Keterangan waktu boleh disertakan sebagai penguat penekanan tersebut, namun jika tidak pun sudah cukup dengan adanya have.

 

Contoh:

I have done my homework last night
I (Subject)  +  have +  done (V3)  +  my homework (Object)  +  last night (keterangan waktu)

 

She has finished her meal when I called her this morning.

She (Subject)  +  has +  finished (V3)  +  her meal (object)  +  when I called her this morning (keterangan waktu dengan bentuk kalimat Simple Past Tense)

 

We have bought the books before the bookstore closed.

We (Subject)  +  have  + bought (V3)  +  the books (Object)  +  before the bookstore closed (keterangan waktu)

 

Struktur Kalimat Negatif
Subject  + have/has not  +  V3 +  Object  +  keterangan waktu

 

Contoh:

  • I have not watched that movie. (Saya belum pernah menonton film itu)
  • She has not eaten for 3 days. (Dia belum makan selama 3 hari)
  • We have not played basketball in that arena. (Kami belum pernah main basket di arena itu)

 

Struktur Kalimat Tanya
Have/has  +  Subject  +  V3  +  Object  +  keterangan waktu ?

 

Contoh:

  • Has the cat drank the water I put this morning? (Sudahkan si kucing minum air yang saya letakkan tadi pagi?)
  • Have you gone to the supermarket as your mother asked you? (Sudahkan kamu pergi ke supermarket seperti yang diminta ibumu?)
  • Has the train arrived yet? (Sudahkan kereta tiba?)

  

Future Continuous Tense

 Future Continuous Tense adalah bentuk kalimat untuk menerangkan kejadian/kegiatan/pekerjaan atau peristiwa yang akan terjadi di masa depan dan saat waktu yang disebut tiba pekerjaan/kejadian tersebut akan sedang dan masih berlangsung, jadi belum terjadi.

 

Struktur Kalimat Positif
Subject  + will be  +  V1  +  ing  +  Object  +  keterangan waktu

 

Subject adalah pelaku pekerjaan/kegiatan dan bisa menggunakan nama orang atau kata gantinya (Personal Pronoun).

 

Will be yang artinya akan adalah kunci penanda bahwa bentuk kalimat tersebut adalah Future Continuous Tense. Berbeda dengan Simple Future Tense dimana pekerjaan/kejadian yang dimaksud tidak sedang dan masih berlangsung. Walaupun berbeda subject bentuk Will tidak berubah.

 

Contoh:

He will be walking to school at 6am tomorrow morning
He (Subject)  +  will be +  walking (V1+ing)  +  to school (Object)  +  at 6 am tomorrow morning (keterangan waktu)

 

We will be travelling in Bali in December

We (subject)  +  will be +  travelling (V1+ing)  +  in Bali (object)  +  in December (keterangan waktu)

 

When we reach the house, he will still be having his breakfast

When we reach the house (keterangan waktu)  +  he (Subject)  +  will still be  + having (V1+ing)  +  his breakfast (Object)

 

Struktur Kalimat Negatif
Subject  + will not  +  V1 +  Object  +  keterangan waktu

 

Contoh:

  • I will not be waiting for her when you arrive tomorrow. (Saya akan tidak sedang menunggu dia saat kamu tiba besok)
  • They will not be moving the furniture in 3 days. (Mereka akan tidak sedang memindahkan perabotan dalam 3 hari)
  • She will not be playing the piano by the time dinner is ready. (Dia akan tidak sedang bermain piano saat makan malam sudah siap)

 

Struktur Kalimat Tanya
Will  +  Subject  +  be  +  V1  +  ing  +  Object  +  keterangan waktu ?

 

Perhatikan bahwa dalam bentuk kalimat bertanya, Subject diletakkan di antara will dan be.

 

Contoh:

  • Will you still be watching TV by 10pm? (Akankah kamu masih sedang menonton TV pada jam 10 malam?)
  • Will he be working tomorrow afternoon? (Akankah dia sedang bekerja besok siang?)
  • Will she be talking on the phone if we see her in 10 minutes? (Akankah dia sedang bicara di telpon saat kita mengunjungi dia dalam 10 menit?)

 

Simple Future Tense

 

Simple Future Tense adalah bentuk kalimat untuk menerangkan kejadian/kegiatan/pekerjaan atau peristiwa yang akan terjadi di masa depan, jadi belum terjadi.

 

Struktur Kalimat Positif
Subject  + will +  V1 +  Object  +  keterangan waktu

 

Subject adalah pelaku pekerjaan/kegiatan dan bisa menggunakan nama orang atau kata gantinya (Personal Pronoun).

 

Will yang artinya akan adalah kunci penanda bahwa bentuk kalimat tersebut adalah Future Tense. Walaupun berbeda subject bentuk Will tidak berubah.

 

Contoh:

I will do the homework tomorrow
I (Subject)  +  will + do (V1)  +  the homework (Object)  +  tomorrow (keterangan waktu)

 

Mommy will go to the market later

Mommy (subject)  +  will  +  go (V1+ing)  +  to the market (Object)  +  later (keterangan waktu)

 

They will open the restaurant tonight

They (Subject)  +  will  + open (V1)  +  the restaurant (Object)  +  tonight (keterangan waktu)

 

Struktur Kalimat Negatif
Subject  + will not  +  V1 +  Object  +  keterangan waktu

 

Contoh:

  • He will not give you the book if you do not pay. (Dia tidak tidak akan memberikan buku itu jika kamu tidak membayar)
  • I will not answer the question if she does not ask politely. (Saya tidak akan menjawab pertanyaan jika dia bertanya tidak dengan sopan)
  • They will not listen to you because they are busy playing. (Mereka tidak akan mendengarkan kamu karena mereka sedang sibuk bermain)

 

Struktur Kalimat Tanya
Will  +  Subject  +  V1  +  Object  +  keterangan waktu ?

 

Contoh:

  • Will you wash the dishes after dinner? (Akankah kamu mencuci piring setelah makan malam?)
  • Will the train arrive on time tomorrow morning? (Akankah kereta tiba tepat waktu besok pagi?)
  • Will the parents attend the seminar next week? (Akankah para orang tua menghadiri seminar minggu depan)

Past Continuous Tense

 Past Continuous Tense adalah bentuk kalimat yang digunakan untuk menerangkan kejadian/kegiatan/pekerjaan atau peristiwa yang sedang terjadi di masa lampau. Biasanya kejadian tersebut berbarengan dengan kejadian lain yang terjadi bersamaan.

Misal dalam Bahasa Indonesia: Saya sedang minum kopi ketika kamu datang kemarin. Jadi berbeda dengan Present Continuous Tense yang menyatakan kejadian sedang berlangsung saat dibicarakan.

Struktur Kalimat Positif
Subject  + to be (past) +  V1 + ing  +  Object  +  kejadian lain

Subject adalah pelaku pekerjaan/kegiatan dan bisa menggunakan nama orang atau kata gantinya (Personal Pronoun).

To be disini adalah dalam bentuk past sedangkan Verb nya bentuk ke-1 (present), dan disinilah kuncinya yang menyatakan bahwa kalimat ini berbentuk Past Continuous, yaitu to be nya yang berbentuk past bukan verb nya.

Di bawah ini adalah tabel bentuk past disesuaikan dengan subject nya:

SubjectTo be (past)
I/He/She/Itwas
You/We/Theywere

Keterangan kejadian lain boleh tidak digunakan saat menjawab pertanyaan. Tapi jika ingin digunakan bentuknya harus Simple Past Tense.

Contoh:

I was drinking coffee when you came yesterday
I (Subject)  +  was (to be) + drinking (V1+ing)  +  coffee (Object)  +  when you came (Simple Past Tense)  +  yesterday (keterangan waktu)

The children were studying when the bell rang

The children (subject)  +  were (to be)  +  studying (V1+ing)  +  when the bell rang (Simple Past Tense)

What was she doing at 3pm yesterday?

She was watching TV.

She (Subject)  +  was (to be) + watching (V1+ing)  +  TV (Object)

Struktur Kalimat Negatif
Subject  +  to be (past) + not  +  V1 + ing  +  Object

Contoh:

  • He was not driving the care because he was sick. (Dia tidak sedang mengendarai mobil karena dia sedang sakit)
  • They were not painting the house when it rained yesterday. (Mereka tidak sedang mengecat rumah saat hujan kemarin)
  • I was not sleeping when the teacher called me. (Saya tidak sedang tidur saat guru memanggil saya) 

Struktur Kalimat Tanya
To be (past)  +  Subject  +  V1  + ing +  Object ?

Contoh:

  • Was that man taking photos when the robbery happened? (Apakah orang itu sedang mengambil foto saat perampokan terjadi?)
  • What were you doing last night? (Apa yang sedang kamu lakukan semalam?)
  • Was she reading when I called her? No, she was not. She was watching TV. (Apakah dia sedang membaca saat saya panggil dia? Tidak, dia sedang menonton TV)

Present Continuous Tense

 Present Continuous Tense adalah bentuk kalimat yang digunakan untuk menerangkan kejadian/kegiatan/pekerjaan atau peristiwa yang sedang terjadi saat ini dan belum selesai terjadi/dikerjakan.

Struktur Kalimat Positif
Subject  + to be +  V1 + ing  +  Object

Dimana Subject adalah pelaku pekerjaan/kegiatan dan bisa menggunakan nama orang atau kata gantinya (Personal Pronoun). Sedangkan V1 adalah kata kerja bentuk dasar (Infinite). Tambahan ing adalah kuncinya sebagai penunjuk bahwa kejadian/pekerjaan tersebut sedang terjadi. Beda dengan Simple Present Tense yang menyatakan kejadian/pekerjaan rutinitas.


Contoh:
I am eating my breakfast
I (Subject)  +  am (to be) + eating (V1+ing)  +  my breakfast (Object)

He is playing football in the park
He (Subject)  +  is (to be) + playing (V1+ing)  +  football (Object) + in the park (keterangan tempat)

They are watching a movie at the cinema
They (Subject)  +  are (to be) + watching (V1+ing)  +  a movie (Object) + at the cinema (keterangan tempat)

Perhatikan bahwa beda subject beda to be yang digunakan. Di bawah ini adalah tabel to be yang sesuai dengan subject nya.

Subjectto be
Iam
He/She/Itis
You/We/Theyare

Struktur Kalimat Negatif
Subject  +  to be + not  +  V1 + ing  +  Object

Contoh:

  • She is not reading a book. (Dia tidak sedang membaca buku)
  • Daddy is not working today. (Ayah tidak sedang bekerja hari ini)
  • We are not studying now. (Kami sedang tidak belajar sekarang)

Struktur Kalimat Tanya
To be  +  Subject  +  V1  + ing +  Object ?

Contoh:

  • Is the teacher going to school by bus? (Apakah guru pergi ke sekolah dengan bis?)
  • Are you bringing a bottle of water? (Apakah kamu membawa sebotol air?)
  • Am I looking at the window now? (Apakah saya sedang melihat jendela sekarang?)